Waspada! Bulan Ini Garut-Bogor Berpotensi Terjadi Banjir Bandang

Kabar Garut – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis peta potensi gerakan tanah untuk Februari 2021. Dari dokumen yang diunggah dari laman resmi Badan Geologi, di Jabar terdapat 111 kecamatan yang memiliki potensi gerakan tanah yang tinggi, disertai banjir bandang/aliran bahan rombakan.

Dalam dokumen tersebut, Kabupaten Garut menjadi daerah yang kecamatannya paling banyak masuk ke dalam zona resiko tinggi. Terdapat 22 kecamatan yang rawan pergerakan tanah dan banjir bandang.

Setelah Garut, daerah kedua yang memiliki jumlah kecamatan dengan kerawanan tinggi ialah Kabupaten Bogor dengan 14 kecamatan.

Kendati begitu, tak semua kabupaten/kota memiliki potensi pergerakan tanah atau banjir bandang. Pasalnya, dari 27 kota/kabupaten hanya 18 daerah yang beberapa kecamatannya masuk ke dalam peta tersebut.

Kepala Bidang Mitigasi Gerakan Tanah PVMBG Agus Budianto mengatakan, penyusunan peta pergerakan tanah tersebut dari tumpang susun peta zona kerentanan gerakan tanah yang dihimpun Badan Geologi. Data itu kemudian dikombinasikan dengan prediksi curah hujan bulanan yang dikaji BMKG.

“Ini artinya, selama bulan Februari 2021, ada potensi terjadinya curah hujan tinggi yang dapat memicu terjadi gerakan tanah, dan pada alur sungai yang berhulu di zona prakiraan potensi terjadi gerakan tanah tinggi (merah) ada potensi terjadinya banjir bandang,” kata Agus saat dihubungi detikcom, Kamis (4/2/2021).

Berikut daftar kecamatan yang memiliki potensi pergerakan tanah tinggi, banjir bandang dan aliran rombakan tanah di Jabar:

Baca Juga :   Pilu Dua Bocah Garut Lebaran Tanpa Kedua Orang Tua yang Tewas Tenggelam di Septic Tank

1. Kabupaten Bandung : Arjasari, Banjaran, Cimaung, Cimenyan, Ciwidey, Ibun, Kertasari, Majalaya, Pananjung, Pasirjambu, Rancabali, Soreang (12)

2. Kabupaten Bandung Barat : Cisarua, Lembang, Parongpong (3)

3. Kabupaten Bogor : Caringin, Ciampea, Cibungbulang, Cigombong, Cijeruk, Ciomas, Dramaga, Kemang, Leuwiliang, Pamijahan, Rancabungur, Rumpin, Tamansari, Tenjolaya (14).

4. Kab Ciamis : Ciamis, Panumbangan, Sadananya, Sindangkasih (4)

5. Kab Cianjur : Cianjur, Cilaku, Cipanas, Cugenang, Gekbrong, Pacet, Sukaresmi, Warungkondang (8)

6. Kab Cirebon : Beber, Dukupuntang (2)

7. Kab Garut : Baluburlimbangan, Banyuresmi, Bayongbong, Cibiuk, Cigedug, Cikajang, Cilawu, Cisurupan, Garut Kota, Kadungora, Karangpawitan, Leles, Malangbong, Pamulihan, Pasirwangi, Samarang, Sucinarja, Sukaresmi, Sukawening, Taronggong Kaler, Taronggong Kidul, Wanaraja. (22)

8. Kota Bandung : Cidadap (1)

9. Kota Bogor : Bogor Barat, Bogor Selatan, Bogor Tengah. (3)

10. Kota Cirebon : Harjamukti (1)

11. Kota Sukabumi : Cibeureum, Gunungpuyuh, Warudoyong (3)

12. Kota Tasikmalaya : Bungursari, Indihiang, Mangkubumi (3)

13. Kota Kuningan : Cigandamekar, Cigugur, Cilimus, Kadugede, Jalaksana, Mandirancan, Pancalang, Pesawahan (8)

14. Majalengka : Argapura, Sindangwangi (2)

15. Purwakarta : Bojong (1)

16. Subang : Ciater (1)

17. Sukabumi : Bojonggenteng, Cicurug, Cidahu, Cisaat, Gunungguruh, Kadudampit, Kebonpedes, Parungkuda, Sukabumu, Sukalarang, Sukaraja (11)

18. Tasikmalaya : Cigalontang, Cisayong, Jamanis, Leuwisari, Padakembang, Pagerageung, Rajapolah, Sariwangi, Singaparna, Sukarame, Sukaratu, Sukaresik (12)

Artikel ini dimuat juga pada news.detik.com dengan judul ” Waspada! Garut-Bogor Berpotensi Terjadi Banjir Bandang Bulan Ini

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Dugaan Awal Akibat Kelelahan, Nakes di Garut Kejang lalu Pingsan Setelah Divaksin Covid-19

Jum Feb 5 , 2021
Kabar Garut – Penyebab pingsannya seorang tenaga kesehatan salahsatu rumah sakit swasta di Garut usai menjalani vaksinasi, hingga saat ini belum bisa dipastikan penyebabnya. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani menyatakan, penyebabnya baru bisa diketahui setelah masa perawatan selesai. “Nanti setelah selesai di rawat, tim medis akan menyampaikan apa […]
error: Content is protected !!