Warga Cisewu Positif Covid-19: Camat, Istri, dan Anaknya

Kabar Garut – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut melaporkan terjadi lagi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Jumat 12 Februari 2021. Penambahan itu mencapai 62 orang yang tersebar di sejumlah kecamatan, sehingga total konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut menjadi 6.861 kasus.

Sejumlah kecamatan yang warganya dinyatakan terpapar Covid-19 pada Jumat adalah Banyuresmi, Bayongbong, Cigedug, Cilawu, Cisewu, Garut Kota, Karangpawitan, Leles, Limbangan, Pakenjeng, Pangatikan, Samarang, Selaawi, Sukaresmi, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, dan Wanaraja.

Khusus bagi Kecamatan Cisewu, Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita menyebut, ada penambahan tiga kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (12/2/2021). Sehingga, totalnya kini menjadi 18 orang.

“Tiga warga Kecamatan Cisewu dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (12/2/2021). Mereka adalah laki-laki berusia 54 tahun, perempuan berusia 39 tahun, dan perempuan berusia 18 tahun,” kata dia.

Baca Juga :   Covid-19 di Garut Mengkhawatirkan, Kematian karena Virus Corona Tembus 150 Orang

Yeni membenarkan spekulasi yang beredar di tengah warga Kecamatan Cisewu bahwa ketiga orang yang terpapar Covid-19 itu adalah Camat Cisewu Hery dan keluarganya.

“Barusan sudah konfirmasi ke Dinkes (Dinas Kesehatan Garut) benar itu Pak Camat Cisewu (yang positif Covid-19),” ujarnya.

Saat ditanya apakah yang dua orang lagi adalah istri Camat Hery dan salah seorang anaknya, Yeni menjawab: “Iya betul.”

Namun ia tak menerangkan saat ini Camat Hery, istri, dan anaknya sedang menjalankan isolasi di mana. Yeni pun tak menjelaskan langkah apa yang akan diambil Satgas terkait testingtracing, dan tracking kepada orang-orang yang pernah kontak erat dengan Camat Cisewu, istri, dan anaknya.

Artikel ini dimuat juga pada www.gosipgarut.id dengan judul “Tiga Warga Cisewu Positif Covid-19: Camat, Istri, dan Anaknya”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Bayi Empat Bulan di Pamulihan Tak Bisa Berobat Dikarenakan Tidak Ada Biaya

Rab Feb 17 , 2021
Kabar Garut – Nasib pilu dialami pasangan Saepul Rohman (24) dan Sumanah (19), warga Kampung Kubang, Desa Garumukti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut. Anak mereka, Alfia Lutviani, yang kini memiliki masalah dengan kesehatan tubuhnya, tidak bisa dibawa ke rumah sakit karena tidak memiliki biaya untuk berobat. Pasangan ini pun tidak memiliki […]
error: Content is protected !!