SKPD Lalai dalam Membuat Neraca Laporan Realisasi Anggaran, Sebut Bupati Garut

Kabar Garut – Dinilai para Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Penguna Anggaran (PA) masih lalai dalam membuat neraca laporan realisasi anggaran, Bupati Garut H Rudy Gunawan, dalam apel gabungan dilapangan Setda, Senin (18/01/2021), perintahkan para sekretaris dinas untuk menyiapkan laporan keuangan SKPD.

“Saya berharap para sekretaris untuk melakukan langkah-langkah menyiapkan laporan keuangan SKPD. Sekarang kita mensyaratkan untuk mencairkan uang persediaan, kita minta laporan realisasi anggaran dan lain sebagainya sudah tersaji dengan baik dan benar,” tandas Rudy dalam sambutannya.

Sebenarnya, sambung Rudy, hal ini tidak perlu dilakukan, tetapi lagi-lagi Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sering lalai ketika sudah membelanjakan, tidak pernah membuat neraca dari apa yang dibelanjakan. Ia berharap ini bisa dilakukan dengan baik, pelaksanaan APBD 2021 dan juga menyangkut pertanggungjawaban APBD 2020 lebih baik lagi, karena itu siklusnya.

Bupati Rudy juga meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk membuatkan green design (konsep untuk memperkenalkan metode perancangan yang ramah lingkungan, serta efisiensi dan efektifitas penggunaan energi serta sumber daya yang digunakan) atau blue print (kerangka kerja terperinci sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan yang meliputi penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program dan fokus kegiatan serta langkah-langkah atau implementasi yang harus dilaksanakan oleh setiap unit di lingkungan kerja).

Baca Juga :   Nurdin Yana Cukup Lama Menjabat Sebagai Camat, Sebelum Jadi Sekda Garut

“Saya juga meminta kepada Bappeda agar membuat green design atau blue print, apa yang akan dilakukan di 2022 dengan anggaran yang sangat terbatas. Karena saya tidak mau meninggalkan Pemerintah Kabupaten Garut ada beberapa yang terbengkalai, saya dan dr Helmi, ingin mengakhiri pemerintahan ini yang dikenang oleh masyarakat, tetapi kekurangan dan kelemahan kita masih jauh lebih banyak dari pada keberhasilan,” kata Rudy Gunawan.

Sumber : hariangarutnews.com

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

3 Tempat Berenang di Cipanas Garut Disegel, Langgar Aturan PPKM

Kam Jan 21 , 2021
Kabar Garut – Sejumlah tempat berenang di kawasan Cipanas, Kabupaten Garut, ditutup paksa Tim Satgas Penanganan COVID-19. Tiga lokasi itu ditutup lantaran dianggap melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kini sedang berlangsung. Tim Satgas PenangananCOVID-19 kembali menutup tempat usaha masyarakat yang dianggap bandel karena melanggar aturan selama PPKM […]
error: Content is protected !!