Sidak Prokes Objek Wisata Penangkaran Elang dan Hotel Sampireun Oleh Wabup Garut

Wakil Bupati (Wabup) Helmi Budiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait penerapan protokol kesehatan di sejumlah objek wisata yang berlokasi di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jum’at (15/1/2021). Lokasi yang disidak yakni Pusat Konservasi Elang Kamojang dan Hotel Sampireun.

Helmi menyampaikan, di penangkaran elang hampir tidak ada kegiatan ataupun kerumunan massa. Di penangkaran elang itu hanya ada kegiatan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) yang diikuti oleh 10 orang di alam terbuka.

“Tadi kan kita ke penangkaran elang, kemudian ke Sampireun. Dua-duanya adalah dalam rangka monitoring pembatasan kegiatan masyarakat, karena itu adalah tempat salah satu tempat perkumpulan massa. Ternyata di sana memang tidak ada kegiatan. Di penangkaran elang itu hanya ada kegiatan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika), tapi itu di ruang terbuka hanya diikuti mungkin 10 orang di alam terbuka,” ujarnya.

Sementara di Hotel Sampireun, lanjut Helmi, tempat yang ia kunjungi ini dinilai sudah patuh terhadap protokol kesehataan. Di sana tidak ada pengunjung, hanya terdapat sejumlah karyawannya.

Baca Juga :   Camat Sucinaraja Garut Berikan Surat Teguran Penghentian Pembangunan Tanpa Ijin, Pengusaha Tower Main Petak Umpet

“Kemudian kita lanjutkan ke hotel Sampireun Kecamatan Samarang, sama tidak ada pengunjung hanya karyawan-karyawan saja yang ada di situ. Mereka saya nilai di tempat ini patuh semua menerapkan protokol kesehatan,” kata dia.

Helmi menyampaikan, penarapan disiplin protokol kesehatan di tempat lain juga sudah terpantau baik.

“Tadi malam saya ketemu dengan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), ternyata alhamdulilah jam 7 (malam) sudah tidak ada kegiatan baik di swalayan maupun di toko-toko,” terangnya.

Menurut Helmi, monitoring dan penegakkan hukum terus dilakukan oleh Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) yang langsung di bawah komando Kapolres dan Dandim Garut.

Ia menegaskan, jika ada temuan pelaku usaha yang bandel, maka pihaknya tidak segan-segan untuk menutup usahanya. “Kalau masih ada cafe-cafe yang bandel kita bisa langsung tutup (melalui) sidang di tempat,” kata Helmi.

Sumber : www.gosipgarut.id

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Kejari Akan Lakukan Perlawanan, Lima Koruptor di Garut Ditangguhkan Penahanannya

Kam Jan 21 , 2021
Kabar Garut – Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sugeng Hariadi menyatakan lima terdakwa kasus korupsi yang saat ini ditangani Kejari Garut ditangguhkan penahanannya oleh Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Bandung. “Iya ditangguhkan,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (15/1/2021). “Adanya penangguhan itu tentu bagi Kejari Garut secara normatif hukum […]
error: Content is protected !!