Siapkan 8 Miliar untuk Relokasi Korban Tanah Longsor, Pemkab Garut Cari Lokasi Aman

Kabar Garut – Pemerintah Kabupaten Garut berencana menyiapkan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk penanganan longsor di Kampung Cipager, Desa Karyamukti, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

“Bantuan itu disiapkan untuk merelokasi tempat tinggal korban ke tempat yang lebih aman,” kata Bupati Garut, Rudy Gunawan, Selasa (16/02/2021).

Anggaran tersebut akan disalurkan setelah menunggu hasil kajian dan laporan di lapangan.

Dari laporan tersebut akan diketahui berapa jumlah rumah yang harus di relokasi.

“Kami juga telah mengirimkan surat ke Badan Meteorologi untuk melakukan pemetaan, pematokan daerah merah, untuk nantinya akan kita lakukan evakuasi di daerah merah dan dilakukan bedol desa,” katanya.

Menurut Rudy, tidak mudah memindahkan permukiman warga, harus ada kesepakatan bersama semua pihak.

Baca Juga :   Jembatan Simpay Asih Cikaso Garut Diresmikan Wagub Jabar Uu Ruzhanul

Sambil menunggu kajian dan laporan bencana, Pemkab Garut hari ini tengah mencari kawasan yang aman untuk relokasi.

“Kami juga ingin melakukan langkah cepat seperti rumah yang kita bangun di Talegong,” kata Rudy.

Pantauan TribunJabar.id di lokasi bencana, ada empat tempat pengungsian untuk menampung warga yang terimbas, yakni SD Karyamekar, Aula Desa Jayamekar, Kantor ADB, dan Madrasah Nurul Iman.

Artikel ini dimuat juga pada jabar.tribunnews.com dengan judul “Pemkab Garut Cari Lokasi Aman, Siapkan Rp 8 Miliar untuk Relokasi Korban Tanah Longsor”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Bupati Garut di Desak DPRD Garut, Tetapkan Longsor Cilawu Menjadi Tanggap Darurat

Kam Feb 18 , 2021
Kabar Garut – Anggota DPRD Kabupaten Garut fraksi PDIP, Yudha Puja Turnawan desak Bupati Garut segera menetapkan kawasan longsor Cilawu menjadi tanggap darurat. “Saya berharap bupati Garut segera menetapkan status tanggap darurat sehingga penanganan bencana di dua kampung ini bisa optimal,” kata Yudha, Senin (15/02/2021). Yudha menjelaskan, hasil assesment dari […]
error: Content is protected !!