26 Februari 2021

KABAR GARUT

Menyajikan Fakta dan Realita Seputar Garut

Serentak 2021 Pemkab Garut Mulai Sosialisasikan Pilkades

Kabar Garut – Kabupaten Garut pada tahun 2021 akan menggelar pesta demokrasi di 217 desa. Guna mempersiapkan kematangan Pilkades tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, memulai sosialiasi Pilkades serentak tersebut.

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mengatakan, pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak ini harus sukses, baik itu sukses administrasi maupun sukses penyelenggaraan.

“Karena Pilkades ini harus sukses, pencalonan harus sukses administrasi dan sukses penyelenggaraan. Tentu untuk menjadi sukses administrasi, saya kira ada Perbup (Peraturan Bupati) sudah menyiapkan pedoman umum. Kita juga sudah menyiapkan beberapa hal yang memang terkait dengan kesuksesan-kesuksesan tadi,” ujarnya.

Helmi tidak menginginkan karena permasalahan administrasi lalu memunculkan gugatan-gugatan yang sebenarnya tidak perlu. Inilah perlunya ketelitian kita semua,” tambah dia, saat membuka penyelenggaraan Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahap II Gelombang I Tahun 2021, di Aula Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Kamis (18/2/2021).

Helmi juga menyampaikan bahwa Pilkades serentak yang dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 ini harus menerapkan protokol kesehatan, bahkan ia menyarankan tempat pengambilan suara (TPS) berada di luar ruangan.

“Kemudian juga sukses penyelenggaraan dari sisi kesehatan. Nah ini yang saya khawatir Pilkades beres, rumah sakit penuh, terjadi ledakan penyakit Covid-19. Saya sarankan juga nanti TPS-nya itu bukan di dalam, melainkan di luar saja,” kata dia.

Menurut Helmi, penyelenggaraan Pilkades di dalam ruangan sangat rawan akan penyebaran virus. “Seperti sosialisasi ini juga rawan, makanya jangan lama-lama (sehingga nanti) protokol kesehatannya harus betul-betul ketat,” ucapnya.

Baca Juga :   F-PKS DPRD Garut Dede Salahudin : Belanja SKPD Jangan Banyak Perjalanan Dinas dan Honor, Hadir dalam Musrenbang Kecamatan

Di bagian lain Wabup Helmi menuturkan, bahwa menjadi seorang kepala desa itu mempunyai beban yang cukup berat karena harus membangun desa, membangun masyarakatnya, membangun lingkungannya, membangun sesuatu yang bisa dilihat hari ini dan dirasakan di masa yang akan datang.

“Kemudian jangan lupa juga agar sosialisasi ini, pemilihan kepala desa ini, kaidah-kaidah demokrasinya bebas, umum, (dan) rahasia gitu. Itu harus tetap terlihat tidak ada intimidasi, dan sebagainya,” ujarnya.

Helmi berharap proses demokrasi pada Pilkades nanti bisa berjalan dengan baik,sehingga mampu melahirkan pemimpin-pemimpin, para kepala desa yang betul-betul sesuai dengan harapan masyarakat, juga sesuai dengan harapan kondisi di desanya.

Berdasarkan jadwal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, sosialisasi dilaksanakan secara marathon hingga 5 Maret 2021, terbagi dalam 12 wilayah dari 40 kecamatan.

Sementan itu mengenai pencalonan, baik itu pengumuman dan pendaftaran bakal calon kepala desa, dan lain-lain akan dimulai sejak bulan April sampai bulan Mei 2021. Jika tidak ada perubahan lagi pelaksanaan pemungutan suara akan dilaksanakan bulan Juni 2021 di 2228 TPS.

Artikel ini dimuat juga pada www.gosipgarut.id dengan judul “Pemkab Garut Mulai Sosialisasikan Pilkades Serentak 2021”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :
error: Content is protected !!