Separuh Lebih Warga Garut Menikmati Bantuan Sosial Selama Covid-19

Kabar Garut – Sekitar 1,7 juta dari 2,6 juta penduduk Garut, Jawa Barat saat ini, telah menikmati bantuan sosial (bansos) yang diberkan pemerintah selama masa Pandemi Covid-19 berlangsung sejak Maret lalu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Garut, Ade Hendarsyah, mengatakan hampir 65 persen penduduk Garut, telah mendapatkan bantuan sosial akibat COVID-19.

“Mereka menerima bantuan sosial dari 9 pintu bantuan termasuk program BPNT, PKH dan dana desa,” ujarnya, Kamis (17/12/2020) petang.

Besarnya dampak Covid-19, membuat sebagian besar masyarakat Garut tak berdaya akibat penyakit yang berasal dari Virus tersebut. Mereka mulai kehilangan pendapatan, akibat banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK ).

Untuk itu, pemerintah ujar Ade, langsung membuat ragam program stimulus bantuan agar dinikati masyarakat, baik dari bantuan dari pemerintah pusat, provinsi termasuk kabupaten dengan kategori terdampak COVID-19.

Untuk memberikan pelayanan terbaik, lembaganya terus melakukan pemadanan data, sehingga tidak menimbulkan terjadinya data ganda penerima bantuan sosial.

Baca Juga :   Insya Allah Sampai 2024 Kita Punya 8 Lapang Sepak Bola, Ungkap Bupati Garut

“Jadi bagaimana supaya bantuan ini tidak duplikasi, yang provinsi dia dapat, dari pusat dia dapat, dari kabupaten juga dia dapat,” kata dia.

Dengan upaya itu, diharapkan terjadi pemerataan bantuan yang diberikan, terutama bagi masyarakat terdampak Covid-19. “Supaya tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan,” kata dia.

Ade menyatakan, adanya program bantuan ini, merupakan wujud perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona ini. “Ada goncangan sedikit saja (berdampak), apalagi goncangannya seperti ini (Covid-19) yang mengglobal sehingga semua terdampak,” kata dia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistika (BPS), angka kemiskininan Kabuapten Garut tahun 2019 berada di angka 8,98 persen, sedangkan target penurunan angka kemiskinan pemda Garut ditarget di angka 6,5 persen pada 2024 mendatang.

“Semoga pandeminya cepat berakhir sehingga kita bisa kembali hidup normal,” ujarnya.

Sumber : Liputan6

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Pemda Garut Larang Perayaan Malam Tahun Baru 2021, Kasus Covid-19 Masih Tinggi

Sen Des 21 , 2020
Kabar Garut – Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat, melarang perayaan malam Tahun Baru 2021.Upaya itu ditempuh sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Garut. Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan, seiring kembali memerahnya status pandemi Covid-19 Garut, pemerintah terus berbenah melakukan perlindungan, termasuk menghadapi ancaman kerumunan massa, saat […]
error: Content is protected !!