Sejumlah Akses Jalan Putus Total, Longsor di Garut Selatan

Kabar Garut – Bencana longsor yang terjadi di Garut pada Sabtu (9/1/2021) membuat jalur selatan di wilayah tersebut lumpuh. Sejumlah akses jalan putus total usai dihantam longsor.

Setidaknya saat longsor yang terjadi pada Sabtu kemarin terjadi di lima titik. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan merinci, lokasi pertama terjadi di Kecamatan Talegong.

“Tanah longsor di Talegong terjadi pada Sabtupukul 14.00 WIB, tepatnya di Curug Ceret atau Awi Suti, Desa Sukamulya,” katanya.

Pada lokasi tersebut menyebabkan satu jembatan terputus akibat gerusan longsoran dan air dari curug. Bahkan jalur provinsi yang menghubungkan Kabupaten Garut dengan Bandung belum bisa dilluii kendaraan.

Dinas PUPR Provinsi Jabar sedang mempersiapkan jembatan bailey untuk bisa memulihkan akses tersebut.

“Namun sampai saat ini masih belum dipasang. Masih mempersiapkan,” kata dia.

Kemudian longsor juga terjadi di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Untuk jumlah titik bencana di wilayah ini, BPBD Kabupaten Garut belum dapat memastikan jumlahnya, namun terdapat ruas jalan yang juga tertimpa longsor.

Baca Juga :   Bappeda : Unggulan Dinas pada Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Musrenbang Tahun 2022 Kecamatan Bl Limbangan Garut

“Untuk akses jalan Cisewu menuju Talegong tertutup total atau lumpuh. Kendaraan yang hendak melintas dibalikkanankan,” katanya.

Kemudian Kecamatan Cikajang juga diterjang longsor. Di wilayah ini, bencana longsor menyebabkan bahu jalan terbawa dan menyebabkan jalur tersebut hanya bisa dilalui satu kendaraan.

Selain itu, longsor juga terjadi di Desa/Kecamatan Pakenjeng, tepatnya di Kampung Kombongan. Akibatnya, satu kepunduhan terisolir dan juga pergerakan tanah mengancam warga di satu rukun tetangga (RT).

Bencana tanah longsor yang terdata terakhir, terjadi di Kecamatan Singajaya. Longsor di wilayah ini menyebabkan jalan terututup material tanah.

Meski begitu, dia mengemukakan, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat bencana longsor di wilayah selatan Kabupaten Garut. Selain itu, tak ada korban mengungsi akibat kejadian longsor.

“Rata-rata longsornya jauh dari permukiman warga,” katanya.

Sumber : jabar.suara.com

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Rumah Warga Desa Maripari Sukawening Garut Hancur Karena Hujan Deras dan Angin Kencang

Sen Jan 11 , 2021
Realita Indonesia, Garut – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu (10/01/2021) sekitar pukul 17.30 WIB sore hari, hancurkan rumah Roni Ramdani, warga Dusun Babakan Jati, RT 02/ RW 09, Desa Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Dikatakan Roni, dirinya dan keluarga pada saat hujan deras disertai angin, dirinya […]
error: Content is protected !!