Sebagian Besar Penerangan Jalan Umum di Garut Tidak Berfungsi dan Rusak, Begini Respon Dishub

kabargarut.com – Saat ini jumlah penerangan jalan umum (PJU) yang terpasang di seluruh wilayah Kabupaten Garut mencapai 8 ribu titik.

Namun sayangnya, dari jumlah sebanyak itu, sebagian besarnya saat ini dalam kondisi rusak dan tak berfungsi.

Sehingga ketika datang waktu malam sejumlah titik di wliayah Kabupaten Garut kondisinya gelap.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Aah Anwar, menyebutkan dari 8 ribu titik PJU, saat ini hanya tinggal 1.500 titik yang masih berfungsi.

Sedangkan sisanya, sudah tak berfungsi lagi akibat kondisinya yang rusak.

Di sisi lain, diungkapkan Aah, setiap tahunnya pihaknya harus membayar beban pembayaran rekening listrik dari 8 ribu titik PJU itu cukup besar yakni mencapai Rp1,8 miliar.

Oleh karenanya, saat ini pihaknya tengah merancang proyek startegis guna mengefisienkan dan menekan beban pembayaran rekening listrik tersebut.

“Jumlah PJU yang telah terpasang sebenarnya sudah cukup banyak yakni mencapai 8 ribu titik. Namun sayangnya, yang masih berfungsi dengan baik saat ini hanya tinggal 1.500 titik saja karena sudah banyak yang rusak,” ujar Aah, Minggu 13 Juni 2021.

Banyaknya PJU yang dalam kondisi rusak dan tidak berfungsi, diakui Aah telah banyak menimbulkan keluhan dari masyarakat.

Mereka berharap agar PJU yang rusak dan tak berfungsi segera diperbaiki mengingat keberadaan PJU yang sangat dibutuhkan terutama di titik-titik tertentu yang dinilai rawan dan strategis.

Baca Juga :   Polres Garut Perketat Pengamanan Gereja Guna Mencegah Aksi Teror Bom

Aah menyampaikan, pihaknya saat ini berupaya semaksimal mungkin untuk merespons keluhan masyarakat terkait banyaknya PJU yang tidak berfungsi tersebut.

Untuk langkah awal, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap kerusakan PJU baik dari sisi spertpatnya atau lampu yang sudah tidak menyala.

Di sisi lain, diakui Aah jika anggaran untuk perbaikan PJU yang ada di dinasnya saat ini sangat minim.

Terlebih pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini ada kebijakan untuk epesiensi anggaran guna penanganan Covid-19.

“Dari 1.500 titik PJU yang masih berfungsi, untuk anggaran pemeliharannya hanya 10 persen dari jumlah tersebut atau sekitar 300 titik saja dan itu termasuk anggaran untuk pengadaan lampunya,” kata Aah.

Padahal idealnya, tutur Aah, untuk 828 kilometer bentangan jalan kabupaten dibutuhkan sekitar 20 ribu titik PJU dengan estimasi setiap satu kilo terpasang 1 titik PJU.

Adapun biaya pemasangan untuk satu titik PJU konvensional dibutuhkan anggaran 10 juta sedangkan untuk PJU yang menggunakan teknologi tenaga surya membutuhkan anggaran sebesar 24 juta rupiah.

Sedangkan untuk saat ini, tambahnya, Pemkab Garut baru mengalokasikan pemasangan baru untuk 360 titik PJU.

Namun dimasa pandemi Covid-19 ini, ia mengaku pesimistis bisa meralisasikan target capaian pemasangan baru untuk 20 ribu titik lokasi PJU.

***

Artikel ini telah tayang di :
https://kabarpriangan.pikiran-rakyat.com/kabar-priangan/pr-1482049593/pju-di-garut-banyak-yang-rusak-dari-8-ribu-hanya-1500-yang-berfungsi

Bagikan :

Next Post

Menjelang Idul Adha di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19, Wabup Garut Prediksi 'Outbreak' Berlangsung Panjang

Sen Jun 14 , 2021
kabargarut.com – Terus melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Garut, menyebabkan saat ini Garut dalam masa “outbraek” penyebaran Covid-19. Diperkirakan masa “Outbreak” Covid-19 di Garut ini akan berlangsung cukup panjang. “Kita saat ini masih dalam masa “outbreak” akibat jumlah kasus penyebaran Covid-19 yang terus melonjak. Hal ini terjadi pascalebaran dan sesuai […]
error: Content is protected !!