Saya dan Pak Wabup yang Akan Pertama di Vaksin, Setelah Itu Pegawai Nakes di 67 Puskes Ungkap Bupati Garut

Kabar Garut – Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan bahwa kebutuhan vaksin bagi masyarakat di Kabupaten Garut sekitar 3,6 juta dosis vaksin, demi kesesuksesan vaksinasi di Kabupaten Garut.

“Maksimal satu tahun itu sudah selesai semua termasuk vaksinasi masyarakat. Kan kami ini kalau memang membutuhkan sekitar 1,8 juta dosis. 1,8 juta orang kali dua berarti 3,6 juta,” ujar Rudy saat peninjauan Simulasi Vaksinasi di Puskesmas Pembangunan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (08/01/2021).

Untuk tahap pertama ini, lanjut Rudy, Kabupaten Garut menerima sekitar 6000 dosis yang dipriotitaskan kepada tenaga kesehatan (nakes).

“Kami menerima secara bertahap kami sekarang menerima sekitar untuk nakes dulu kurang lebih 6000. Semua kuota yang ditetapkan oleh kementrian dipenuhi oleh negara, jadi negara memberikan untuk seluruh yang ditetapkan sesuai dengan apa yang ada dalam Kementerian Kesehatan,” ucapnya.

Rudy menyampaikan, pihaknya sementara ini proses vaksinasi akan dilakukan di 67 titik Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Garut.

Baca Juga :   Ratusan Warga Mengungsi Akibat Tebing di Garut Longsor

“Sementara ini kita gunakan di Puskesmas, ada 67 titik tapi kita akan memperbanyak untuk memberikan kemudahan di beberapa tempat sesuai dengan kebutuhan, di Puskesmas dulu yang akan diberikan, nanti kalau memang misalnya kita memerlukan pelayanan lebih cepat, kita buka lagi kalau memang nakesnya cukup, kan kita juga terbatas,” ungkapnya.

Rudy mengatakan, bahwa ia dan Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman, akan menjadi orang pertama yang divaksin di Kabupaten Garut.

“Nanti tanggal 14 saya, pak wakil dan pimpinan daerah, tokoh masyarakat akan divaksin duluan, menggunakan Vaksin Sinovac dari China, hari Kamis minggu depan setelah Bapa Presiden Joko Widodo, kami akan divaksin di Puskesmas Pembangunan, setelah itu baru nanti sesuai dengan protkol yang dibuat oleh Kementrian Kesehatan, itu melalui nakes, pejabat publik, dan sebagainya adalah urutannya.” pungkasnya.

Sumber : hariangarutnews.com

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Ini yang Dikatakan Kasi Humas dan Infokum, Pihak RSUD dr Slamet Garut Klarifikasi Kehilangan Tas Warga

Sen Jan 11 , 2021
Kabar Garut – Kasus raibnya barang berharga milik keluarga pasien, warga Desa Simpangsari, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, berupa tas beserta isinya yakni sejumlah uang, aksesories, handphone dan beberapa dokumen penting yang terjadi di selasar ruang Jade, Rumah Sakit Umum (RSU) dr Slamet Garut pada tanggal 30 Desember 2020 langsung diklarifikasi […]
error: Content is protected !!