Satgas Covid-19 Garut Terus Perketat Protokol Kesehatan, Tembus 4.000 Kasus

Kabar Garut – Kabupaten Garut kembali melaporkan 86 kasus baru Corona. Menyebabkan kasus Corona di Kota Intan menembus lebih dari 4.000 kasus. Jumlah penderita Corona di Garut meningkat signifikan di akhir tahun 2020. Garut juga telah mencatat 121 korban meninggal akibat virus ini.

Secara umum, tren penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut belum menunjukkan penurunan. Sebaliknya, trennya masih terus meningkat. Kasus kematian juga dilaporkan bertambah 3 orang dalam satu hari. Hingga kini Garut menjadi zona merah dan kabupaten dengan kasus kematian tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita menyatakan, pertambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut tercatat fluktuatif setiap harinya. Jika dihitung sejak sepekan ke belakang, pertambahan kasus Covid-19 terbanyak pada awal tahun 2021 yakni pada Rabu (06/01/2021) sejumlah 84 orang.

“Meninggal 121 orang, dan terkonfirmasi sembuh 2508 orang,” kata Yeni, yang juga Kabid Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, Kamis (07/01/2021).

Baca Juga :   Karnoto : Saya Minta Faskes Petakan Karyawan Sesuai Status Kesehatannya, Dua Nakes Meninggal Karena Covid

Yeni menuturkan, pihaknya tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi penertiban dan pendisiplinan serta himbauan tentang Protokol Kesehatan (Prokes) untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

“Ini upaya kami yang terus menerus melaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah agar masyarakat selalu ikut peraturan pemerintah dan jangan mengabaikan aturan yang sudah ditetapkan untuk memutus mata rantai virus Corona yang belum berakhir,” ujarnya.

Dengan mematuhi protokol kesehatan, lanjut Yeni, hal itu akan bemanfaat untuk pencegahan penularan dan penyebaran virus Covid-19 berguna juga untuk keselamatan diri sendiri, keluarga dan orang banyak.

“Kami dari Satgas Kabupaten Garut akan terus melaksanakan pengetatan disiplin Protokol Kesehatan sesuai dengan Perbup Nomor 47 Tahun 2019, kemudian kami juga akan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat terkait protokol kesehatan agar selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak untuk pencegahan penyebaran Virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Garut,” pungkas Yeni.

Sumber : Harian Garut

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut, Menduduki Peringkat Pertama di Provinsi Jawa Barat

Kam Jan 7 , 2021
Kabar Garut – Angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut, menduduki peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dengan 113 kematian. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, sekaligus Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 di Garut, saat mengunjungi Desa Depok, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Rabu (06/01/2021). “Saya Bupati […]
error: Content is protected !!