Salah Langkah Bisa Terperosok, Jembatan Penghubung Tasikmalaya-Garut Rusak Parah

Kabar Garut – Jembatan gantung penghubung Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya, sangat memprihatinkan. Kondisi jembatan penghubung dua kabupaten itu sangat berbahaya. Salah melangkah, warga bisa terperosok dan jatuh ke sungai. Diketahui, jembatan gantung itu menghubungkan Desa Simpang Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut dengan Desa Cijoho Kecamatan Bojong Gambir, Kabupaten Tasikmalaya.

Pedasnya Cabai Rawit dan Kedelai Picu Inflasi Jabar di Awal 2021 Warga yang melintas harus berpegang erat pada kawat penahan yang terbentang di atas jembatan. Apalagi ketika menginjakan kaki di lantai jembatan, maka akan bergoyang. Sedikit saja lengah alamat terperosok atau jatuh ke sungai. Abah Enong (63), tokoh masyarakat Desa Simpang menyebutkan, kondisi jembatan sangat membahayakan saat dilintasi. Lantai jembatan yang terbuat dari kayu sudah tak layak diinjak.

BMKG Peringatkan Potensi Ombak Tinggi di Laut Selatan Jabar “Kondisi lantai jembatan sudah banyak yang rusak. Bahannya kan dari bambu dan kayu. Sudah banyak yang lapuk dan bolong-bolong,” ujar Abah Enong, Senin (1/2/2021). Desa Simpang berada di wilayah selatan Garut. Dari kota Garut, membutuhkan waktu hingga lima jam perjalanan. Masyarakat sekitar menggunakan jembatan itu untuk mengangkut hasil bumi hingga anak-anak bersekolah.

Baca Juga :   Gegara Pulang ke Rumah Ibu, Cerita Pria Garut Batal Naik Sriwijaya Air SJ182

Abah Enong menjelaskan, jika jembatan tersebut rusak sekitar lima bulan lalu. Sebelumnya kondisi jembatan gantung hanya rusak ringan. Namun setelah dilanda banjir bandang, kondisi jembatan makin berbahaya jika dilalui. Orang yang melintasi jembatan rusak itu pun harus dibatasi. “Dibatasi dua orang saja yang boleh lewat. Dipaksain saja soalnya kalau pakai jalan lain lebih jauh,” katanya. Jembatan gantung mulai dibangun pada 2006. Selama 14 tahun dari pemerintah belum pernah ada perawatan atau perbaikan jembatan. Perbaikan hanya mengandalkan swadaya masyarakat dengan bahan alakadarnya. “Paling masyarakat sekitar bergotong royong. Sebelum banjir itu masyarakat sudah memperbaiki lantai jembatan pakai bambu,” ucapnya.

Artikel ini dimuat juga pada jabar.inews.id dengan judul ” Jembatan Penghubung Tasikmalaya-Garut Rusak Parah, Salah Langkah Bisa Terperosok

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, Pemkab Garut Efisiensi Anggaran Kegiatan untuk Penanganan Covid-19

Kam Feb 4 , 2021
Kabar Garut – Untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat mengalokasikan anggaran hingga Rp1,7 triliun pada tahun ini. Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana di Garut, mengatakan, sesuai dengan instruksi Kementerian Keuangan, dalam pengelolaan dana alokasi umum yang akan digunakan, pemerintah daerah wajib mengalokasikan anggaran untuk penanganan […]
error: Content is protected !!