Saatnya Garut Mempercantik Diri, Pandemi Covid-19

Kabar Garut – Masa pandemi Covid-19 yang tengah berlangsung, tidak membuat penataan taman di Kabupaten Garut, Jawa Barat terlena. Sejumlah Ruang Terbuka Publik (RTP) di kawasan permukiman berhasil ditata pemerintah, agar lingkungan terlihat indah.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Disperkim Garut, Asep Robi Nugraha mengatakan, pembangunan sejumlah ruang terbuka publik, untuk memberikan kenyamanan sekaligus kebahagiaan masyarakat secara umum.

“Juga diharapkan mampu mempertegas identitas suatu lingkungan hunian menjadi lebih inklusi dan memiliki daya tarik sosial-visual,” kata dia, beberapa waktu lalu.

Di tengah suasana kota besar yang semakin pekat dengan polusi, kehadiran ruang terbuka publik, ujar Asep, cukup efektif memberikan suasana baru bagi masyarakat, terutama pada masa sulit pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kita harapkan mampu meningkatkan taraf kebahagiaan masyarakat (citizen) secara umum,” kata dia.

Baca Juga :   Pemkab Siapkan 5.000 Alat Rapid Antigen Dikarenakan Banyak Wisatawan Ke Garut

Beberapa produk yang dihasilkan dari pembangunan RTP ini yakni, rekayasa arsitektural dengan aspek natural seperti pembangunan vegetasi, taman, pagar hidup dan resapan air, sehingga ruang publik yang dibangun terlihat asri.

Kemudian untuk tujuan aspek sosial, pemda Garut sengaja menghadirkan ruang komunal, aphitheater, wahana permainan, spot-selfie, sementara untuk aspek fungsional dibuatnya tempat parkir, wastafel, sarana olahraga mini, untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Tahun ini, Disperkim Garut telah menyelesaikan tiga pembangunan RTP di tiga lokasi yakni, RTP Suci Kaler denga Luas Tapak : 216,5 meter persegi, kemudian RTP Lebakjaya, Luas Tapak : 111,1 meter persegi serta RTP Cinunuk, Luas Tapak : 140 meter persegi.

Sumber : Liputan6

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Ruang Isolasi di Garut Mulai Kolaps, Pasien Covid-19 Terus Bertambah

Rab Des 23 , 2020
Kabar Garut – Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai kewalahan menghadapi pandemi Covid-19. Rata-rata penambahan jumlah pasien Covid-19 di wilayah itu selalu di atas 100 orang setiap hari, hal itu menyebabkan ketersediaan ruang isolasi makin berkurang. Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, ketersediaan jumlah ruang yang tersedia tidak sebanding dengan […]
error: Content is protected !!