Program Pelatihan Tanggap Bencana di Pondok Pesantren di Gelar Oleh Baznas Garut

Kabar Garut – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Garut menggelar Kegiatan Latihan Program Pondok Pesantren Tanggap Bencana kepada 30 santriawan/santriawati di Pondok Pesantren Nurul Huda, Kampung Cibojong, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Selasa (26/01/2021).

Menurut Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd H Aas Kosasih S Ag M Si, kegiatan itu bertujuan meningkatkan kapasitas sekolah yang berada di tingkat pondok pesantren dengan melibatkan para santri di daerah-daerah mengenai pentingnya upaya penanggulangan kebencanaan.

“Meningkatkan kapasitas sekolah yang berada di tingkat madrasah/pondok pesantren daerah untuk membuat analisis bencana di sekolah masing-masing. Mudah-mudahan dengan program ini semakin banyak peserta didik yang paham akan risiko bencana dan tentu ini akan bisa mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi ke depannya,” kata dia.

Semangat dan antusias santriawan/santriawati Ponpes Nurul Huda Kecamatan Cisurupan saat mengikuti kegiatan program Baznas Tanggap Bencana.

Melalui kegiatan itu, lanjut Aas, sekolah di tingkat madrasah/pondok pesantren daerah juga diharapkan mampu menyusun rencana aksi pengurangan risiko kebencanaan di sekolah yang rentan akan bencana. Menurut Aas, penting adanya pemahaman untuk mengetahui risiko bencana dan juga membuat ranking ancaman di madrasah atau pondok pesantren di masing-masing daerah.

Baca Juga :   Ditemukan Sesosok Mayat Bayi Laki-Laki dalam Kondisi Mengenaskan

“Materi yang disampaikan dalam pelatihan itu meliputi Analisis Risiko Bencana, Rencana Aksi, Sistem Peringatan Dini, Peta Bencana, serta Protokol Kesehatan Covid-19. Para fasilitator juga memberikan pembekalan mengenai tendanisasi, mulai dari mendirikan tenda, hingga pengelolaannya. Tidak ketinggalan, pembekalan mengenai Dapur Umum Mandiri juga menjadi salah satu materi menarik untuk disampaikan,” pungkas Ketua Baznas Garut.

Sementara pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, H Aceng Amrulloh S Ag M Pd I, mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baznas atas digelarnya pelatihan tanggap bencana tersebut. Penanggulangan bencana, imbuh dia, bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab semua pihak termasuk para guru dan pelajar.

“Harapannya, santriawan/santriawati kami terinfokan tentang tanggap bencana secara mandiri, sehingga nantinya, diharapkan pengetahuan mereka dapat ditransfer saat berada di sekolah, pesantren, keluarga ataupun di lingkungan masyarakatnya,” ungkap Aceng.

Sumber : hariangarutnews.com

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Pengamat: Tidak Masalah, Baliho Ridwan Kamil Capres 2024 Muncul di Garut

Jum Jan 29 , 2021
Kaar Garut – Baliho dukungan bagi Gubenur Jabar Ridwan Kamil menjadi Capres 2024 di Jalan Wanaraja, Kabupaten Garut, begitu menarik perhatian. Pengamat Kebijakan Publik Universitas Parahyangan (Unpar), Asep Warlan Yusuf menilai hal tersebut tidak masalah dan tidak dianggap mencuri start. Sebab saat ini tidak sedang dalam tahapan kampanye. “Kalau masyarakat […]
error: Content is protected !!