Pilu Dua Bocah Garut Lebaran Tanpa Kedua Orang Tua yang Tewas Tenggelam di Septic Tank

Kabar Garut – Pilu menimpa dua bocah asal Garut, Puput (12) dan Aqil (5). Beberapa hari menjelang lebaran, kakak-adik ini ditinggal kedua orang tuanya yang tewas tercebur septic tank.

Puput dan Aqil kini harus berlebaran tanpa kedua orang tua mereka, Ratna Sari (30) dan Roni (35). Ratna dan Roni meninggal dunia setelah tercebur ke dalam septic tank.

Dua bocah polos itu kini tinggal bersama saudara mereka di rumahnya yang berada di Kampung Cibening, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut Kota (Garkot).

Puput yang tahun ini akan masuk kelas 1 SMP tampak lebih bersedih ketimbang Aqil, adiknya yang masih berusia 5 tahun. Saat diwawancarai wartawan, dia hanya bisa mengenang pesan-pesan orang tuanya.

“Selalu diingatkan jangan lupa untuk solat dan ngaji,” kata Puput.

Puput mengaku tak bisa menahan tangis saat kejadian itu berlangsung. Sebab, selain ibu-bapaknya, pamannya juga bernama Jaka (33) ikut tewas dalam insiden tersebut.

Kisah Puput dan Aqil yang ditinggal kedua orang tua yang tewas tercebur septic tank itu menyita perhatian setelah sejumlah warganet mengunggahnya di media sosial. Banyak kalangan yang bersimpati dengan keduanya.

Polsek Garkot menyambangi kediaman mereka pada Senin (10/5) kemarin. Polisi memberikan bantuan bagi Puput dan Aqil.

Baca Juga :   Kasus Konfirmasi Covid-19 Usia Lansia

“Kita menyampaikan bantuan untuk keluarga korban dari Bapak Kapolres Garut. Ada sembako dan uang pendidikan untuk anak-anak korban yang kami titip di keluarganya,” ucap Kapolsek Garkot Kompol Hermansyah.

Selain polisi, Pemda juga ikut turun tangan. Anggota Dewan dari Fraksi PDI-P Garut Yudha Puja Turnawan bersama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Garut Totong menyatakan biaya sekolah Puput dan Aqil akan ditanggung pemerintah.

“Insya Allah kami bantu. Semoga yang dicita-citakan oleh dua adik ini terwujud,” kata Totong kepada wartawan di lokasi, Senin.

Insiden septic tank maut sendiri terjadi Jumat (7/5/2021) siang lalu. Kejadian bermula saat Ratna yang tengah bersih-bersih di sekitar lokasi terperosok dan terjatuh ke dalam lubang septic tank tersebut.

Melihat Ratna terjatuh, sang suami Roni kemudian membantu menyelamatkan. Tak hanya Roni, Jaka, Dadang (32) dan Muslim (25) juga ikut turun tangan.

Namun nahas, lantaran diduga mengandung gas beracun, mereka malah tak sadarkan diri dan tenggelam di septic tank tersebut. Ratna, Roni dan Jaka meninggal dunia. Sedangkan Dadang dan Muslim berhasil diselamatkan.

Artikel Ini Telah Tayang Juga di news.detik.com dengan Judul: Pilu Dua Bocah Garut, Ayah-Ibu Tewas Tenggelam di Septic Tank

Editor: Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Pengendara Motor dari Bandung yang Hendak Mudik ke Garut Diminta Putar Balik

Sel Mei 11 , 2021
Kabar Garut – Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono membenarkan banyak kendaraan luar Garut yang terjaring operasi penyekatan mudik. Adapun, dia menyebutkan pemudik kendaraan roda dua rata-rata berasal dari Bandung. “Rata-rata motor dari arah Bandung,” kata Benny, Selasa (11/5/2021). Tak hanya roda dua saja, namun kendaraan roda empat yang hendak mudik ke […]
error: Content is protected !!