Pemdes Toblong Bangun Gedung PAUD di Beberapa Dusun, Peduli Pendidikan Agama

Kabar Garut – Pemerintah Desa (Pemdes) Toblong, Kecamatan Pendeuy, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat terus berupaya mengoptimalkan Dana Desa (DD) yang dialokasikan oleh Pemerintah Pusat ke desanya untuk mensejahterakan masyarakat.

Tidak hanya membangun infrastruktur seperti jalan dan TPT saja, untuk menambah sarana dan prasarana pendidikan pun menjadi prioritas Desa Toblong.

Dikatakan Tatang S (Kades) Toblong, Pendidikan agama itu penting apalagi di usia keemasan seorang anak. Artinya, pendidikan yang diberikan pada rentang waktu itu akan mempengaruhi perkembangan hingga karakter anak saat dewasa, jelas Kades Tatang kepada Harian Garut News, Kamis (28/01/21) Saat diwawancarai.

Selama menjabat pihaknya telah merealisasikan 5 bangunan Paud yang berlokasi di Kp. Garung Dusun 4, Kp. Ciajeung Dusun 4, Kp. Cirene Dusun 3, Kp. Bojong Dengking Dusun 4 dan Kp. Citapen Dusun 5. Untuk tahun 202 pihaknya pun, berdasarakan usulan musdus akan mengalokasikan bangun Paud di Kp. Rancabago, Kp. Citamiang dan Kp. Bobos,” ucapnya.

Baca Juga :   Tersangka Kasus Proyek Pasar Leles yaitu PNS Pemkab Garut

“Sebagai Pemdes, kami memiliki tanggung jawab dalam hal meningkatkan kualitas dan kuantitas masyarakat khusunya di bidang pendidikan agama,” tambahnya.

Hal senanda dikatakan Agus (37), saya mewakili masyarakat Toblong kuhususnya orang tua siswa, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa
Toblong yang telah peduli terhadap pendidikan warganya khususnya di bidang agama. Dengan mengalokasikan DD untuk pembangunan gedung sekolah Paud di beberapa dusun.

“Atas nama masyarakat kami mengapresiasi langkah baik kebijakan yang diterapkan Kepala Desa Toblong yang peduli akan pendidikan terutana di bidang agama,” tandasnya.

Sumber : hariangarutnews.com

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Bocah 8 Tahun di Pangatikan Garut Tak Kembali, Buntuti Pengamen Badut

Jum Jan 29 , 2021
Kabar Garut – Reivan Ababil (8), putra pasangan Dewi dan Rico, seorang anak warga RT 01/01, Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, hingga tak kembali ke rumah. Diketahui dari informasi warga sekitar, Reivan pergi diduga tidak tahu jalan pulang setelah membuntuti pengamen berkostum (badut), pada Rabu (27/01/2021). Ibunda Reivan, Dewi […]
error: Content is protected !!