Pemda Garut Kesulitan Tangani Kasus Corona , Outbreak Tiap Hari

Kabar Garut – Kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di Garut terus melonjak. Pemda Garut cukup kesulitan karena outbreak penambahan kasus terjadi hampir tiap hari.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, hingga Senin (21/12/2020) pagi ini diketahui ada 3.355 kasus Corona yang terkonfirmasi.

Dari jumlah tersebut, diketahui hingga saat ini ada 1.394 kasus yang aktif di Garut. 1,3 ribu kasus tersebut saat ini menjalani perawatan di sejumlah tempat isolasi yang disediakan Pemda.

Selain itu, diketahui juga ada 1.875 kasus yang sembuh serta 86 kasus dinyatakan meninggal dunia.

Bupati Garut Rudy Gunawan sebelumnya sempat mengatakan saat ini Pemda cukup kesulitan dalam penanggulangan virus COVID-19.

Outbreak yang terjadi hampir setiap hari menjadi salah satu penyebab kasus Corona di Garut sulit ditanggulangi.

“Jadi sekarang ini mengalami kesulitan, ketika outbreak COVID-19 ini tiap hari di atas 100,” kata Rudy.

Baca Juga :   Ternyata Balon Kades yang Satu ini adalah Pengusaha Gula Semut Beromzet Rp63 Juta/Minggu

Outbreak terjadi hampir setiap hari sejak awal Desember 2020. Beberapa kali bahkan penambahan kasus COVID-19 di Garut mencapai 100 kasus per hari. Rudy mengatakan, saat ini outbreak kasus Corona rata-rata bertambah 80 kasus dalam satu hari.

“Rata-rata 80 orang per hari,” katanya.

Rudy menambahkan, saat ini pihaknya memiliki ruangan isolasi sebanyak 600 bagi pasien COVID-19 yang tersebar di beberapa tempat seperti RSUD dr. Slamet Garut, RS Medina hingga Rusun Gandasari dan Gedung Islamic Center.

Ruangan isolasi yang tersedia saat ini masih kurang. Pemda memerlukan sekitar 400 ruangan lagi untuk mengisolasi pasien COVID-19.

“Ruang isolasi itu kami ada 600, kami memerlukan 1.000” tutup Rudy.

Sumber : Detiknews

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Wakil Bupati Garut : Nanti Saya Cek, Kalau Ada Penyalahgunaan Laporkan Saja, BPUM Warga Raib di Bank BNI

Sel Des 22 , 2020
Kabar Garut – Dua orang warga Garut atas nama Hani Handayani (38) dan Santi Susanti (42) yang beralamat di jalan Mawar, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, awalnya sumringah ketika ada pemberitahuan mereka mendapatkan informasi sebagai penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), program pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 dari Presiden […]
error: Content is protected !!