26 Februari 2021

KABAR GARUT

Menyajikan Fakta dan Realita Seputar Garut

Misteri Kematian Weni Tania di Garut Akhirnya Terungkap

Kabar Garut – Misteri kematian seorang wanita, Weni Tania (21) akhirnya terungkap. Sebelumnya, Weni ditemukan tewas dengan anus yang tertancap bambu. Pihak kepolisian puun menyebutkan bahwa Weni menjadi korban pembunuhan.

Jenazah Weni Tania ditemukan di Kampung Muncanglega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut oleh warga yang tengah mencari kayu bakar di wilayah tersebut, pada Jumat, 5 Februari 2021.

Awalnya polisi tak mengetahui identitas korban. Namun di sekitar lokasi kejadian, ditemukan tas milik korban dan jadi titik terang identitas korban yang berasal dari Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono kemudian menerangkan bahwa Weni merupakan korban pembunuhan. “Betul (korban pembunuhan). Sudah diamankan satu pelaku dengan inisial D,” ujar Adi, Minggu, 7 Februari 2021.

Meski pelaku sudah ditangkap, Adi belum mengungkap motif D hingga berani membunuh Weni dengan sadis. Pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan kepada D.

“Pelaku sudah dibawa ke Polres. Tim sedang mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan,” katanya.

Kapolsek Wanaraja, Kompol Oon Suhendar menyebut jika D merupakan pacar dari korban. Sejak awal polisi sudah menduga jika D jadi pelaku pembunuh Weni.

“Pelakunya sudah ditangkap dan mengakui perbuatannya itu,” kata Oon.

Baca Juga :   Kepada 30 Orang Warga Garut, BPN Bagikan 5000 Sertipikat Tanah

Sebelumnya, pada Jumat, 5 Februari 2021 seorang pencari kayu bakar dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan dengan kondisi mengenaskan di bibir sungai. Bagian dubur mayat tersebut tertusuk kayu.

Babinsa Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Serka Dadan Dermawan menyebut mayat tersebut ditemukan oleh Eutik (35) saat tengah mencari kayu bakar.

Lokasi penemuan mayat perempuan itu berada di Kampung Muncang Lega, RT 2/7, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat. “Saat tengah mencari kayu bakar, pak Eutik mencium bau kurang sedap. Saat didekati, ternyata mayat perempuan dengan kondisi yang sangat mengenaskan,” ujar Dadan.

Eutik lantas meminta pertolongan kepada warga lainnya yakni Saman (30) dan Asep (45) untuk melihat kondisi mayat tersebut.

“Mayat ditemukan sekitar pukul 08.25 WIB. Posisinya tersungkur di dekat sungai,” katanya. Mayat perempuan itu diduga menjadi korban pembunuhan. Ciri-ciri mayat tersebut memakai kaus berwarna kuning dan celana lepis strit.

Artikel ini dimuat juga pada www.pikiran-rakyat.com dengan judul “Tewas Tertancap Bambu, Misteri Kematian Weni Tania di Garut Akhirnya Terungkap”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :
error: Content is protected !!