Masyarakat Garut Sambut Ramadhan Tahun ini dengan Defisit 3 Komoditas

Kabar Garut – Menjelang datangnya ramadan tahun ini, masyarakat Garut, Jawa Barat masih menggantungkan pemenuhan tiga komoditas daging sapi, daging ayam dan telur ayam, dari pasokan luar daerah termasuk importasi negara lain.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut Yudi Hernawan mengatakan, sebagai pusat produsen sejumlah komoditas pertanian unggulan di Jawa Barat, kabupaten Garut menyimpan kendala soal minimnya pasokan komoditas protein hewani.

“Hanya ikan dan susu yang surplus, yang lainnya mulai daging sapi, daging ayam hingga telur semuanya defisit dengan angka cukup besar,” ujarnya, Jumat (9/4/2021).

Menurut Yudi, ketergantungan masyarakat Garut terhadap komoditas daging sapi, daging ayam dan telur cukup tinggi. Tak ayal saat suplai terganggu, terjadi fluktuasi harga yang cukup memberatkan masyarakat kota Intan.

“Seperti saat ini harga ayam sudah mulai mendekati Rp 38 ribu dari sebelumnya Rp 33 ribu per kilogram,” kata dia.

Lembaganya mencatat, ketersediaan daging sapi yang berasal dari peternakan rakyat medio Januari-Mei 2021 hanya mencapai 442 ton, sementara kebutuhan masyarakat mencapai 1.790 ton, atau defisit hingga 1.544 ton.

Baca Juga :   Warga Kaki Gunung Guntur Minta Perubahan Status Cagar Alam Menjadi Taman Wisata Alam (TWA)

“Itu angka defisit cukup besar untuk kebutuhan daging sapi,” kata dia.

Kemudian, ketersediaan daging ayam pada kurun yang sama mencapai 1.231 ton sedangkan kebutuhan masyarakat mencapai 9.614 ton atau defisit sekitar 8.383 ton.

“Biasanya daging ayam Garut dipasok dari Tasik, Ciamis, Kota Banjar, Bandung hingga Subang baik segar ataupun beku,” kata dia.

Sedangkan ketersediaan telur ayam yang diperoleh dari peternak ayam petelur di Garut pada periode yang sama, hanya mencapai 586 ton dengan kebutuhan mencapai 7.501 ton atau defisit 6.916 ton.

“Untuk telur ayam biasanya dipasok dari wilayah Jawa Tengah, hingga Blitar di Jawa Timur,” kata dia.

Sebagai salah satu kawasan pertanian yang cukup subur, Yudi berharap pemenuhan ketiga komoditas itu bisa segera ditanggulangi pemerintah daerah, yang disiapkan melalui rencana jangka panjang pembangunan daerah.

“Padahal untuk sapi pedaging kita bisa mengembangkan kawasan baru, begitu pun peternakan ayam baik pedaging maupun petelur,” kata dia.

Artikel Ini Telah Tayang Juga di liputan6.com dengan Judul: Garut Sambut Ramadan dengan Defisit 3 Komoditas

Editor: Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Oprasi Razia Tempat Hiburan Malam Garut: Charly, Blue Ice, Caki, Genesis, Milan dan Cargo-Tiga Orang Pengunjung Ditest Urine BNN Garut

Sab Apr 10 , 2021
Kabar Garut – Operasi Gaktib Waspada Wira Kujang Tahun 2021 yang digelar Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/2 bersama petugas gabungan dari jajaran Dalmas Polres Garut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut, amankan beberapa para pengunjung di tempat hiburan malam (karaoke), pada Jum’at (09/04/2021) malam. […]
error: Content is protected !!