Mahasiswa Bantu Moderenisasi Bisnis Gula Aren Rumahan Warga Garut

Kabar Garut – Sejumlah mahasiswa di Garut membantu UMKM yang kini mulai berjuang untuk bangkit lagi setelah dihantam badai pandemi COVID-19. Salah satunya, mereka melakukan moderenisasi bisnis gula merah.

Ide kreatif itu muncul dari sejumlah mahasiswa STIE Yasa Anggana yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cigadog, Kecamatan Sucinaraja.

“Awalnya, pas kita pertama KKN di sini kita melihat banyak pengerajin gula aren khas Cigadog yang kesulitan memasarkan barang dagangannya karena situasi sedang pandemi,” ucap Asep Nurdiansah, salah seorang mahasiswa, Minggu (7/3/2021).

Asep dan teman-temannya putar otak agar gula aren yang diproduksi rumahan oleh warga Cigadog melesat pemasarannya. Mereka menginisiasi agar produk gula aren di-rebranding.

Caranya, dengan mengubah bentuk gula aren dari yang tadinya berbentuk bulat dan dibungkus daun menjadi gula aren serbuk dengan kemasan yang lebih praktis.

“Kita ubah dari yang bentuknya gendulan menjadi serbuk. Jadi bentuknya seperti semut kecil-kecil. Kita beri kemasan yang menarik supaya lebih terlihat estetik,” katanya.

Baca Juga :   Anggarannya 8 Miliar, Penyintas Bencana Longsor di Cilawu Akan Segera Direlokasi

Ide yang dimunculkan mahasiswa ini terbukti ampuh. Gula aren buatan warga Cigadog kini mulai dilirik lagi dengan kemasan dan bentuk barunya.

Selain itu, mahasiswa mengajarkan para produsen agar tidak terpaku terhadap pola pemasaran yang konvensional.

“Yang terjadi di lapangan memang produsen masih terpaku ke pola pemasaran yang konvensional. Di mana mereka masih mengandalkan pasokan ke warung dan pasar,” katanya.

“Kita ajarkan untuk bisa memasarkan lewat online seperti media sosial dan aplikasi jual beli agar cakupan pasarnya lebih luas. Alhamdulillah apa yang kami kerjakan diapresiasi oleh desa dan masyarakat,” tutup Asep.

Artikel Ini Telah Tayang di news.detik.com dengan Judul: Keren! Mahasiswa Bantu Moderenisasi Bisnis Gula Aren Rumahan Warga Garut

Editor: Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Wow! Harga Cabai inul di Garut Mencapai Rp140 Ribu Per Kilogram

Sel Mar 9 , 2021
Kabar Garut – Tren kenaikan harga cabai yang masih tinggi di ibu kota Jakarta dan sejumlah daerah, ikut mempengaruhi tingginya harga cabai di Garut, Jawa Barat saat ini. Harga terbaru cabai Inul alias rawit di Garut, Jawa Barat mencapai Rp30 ribu per 250 gram atau sekitar Rp120 ribu per kilogram, bahkan dibeberapa […]
error: Content is protected !!