Kucing Peliharaan Mati Ditembak Tetangganya, Seorang Warga Wanaraja Tuntut Keadilan dan Lapor Pelaku ke Polisi

kabargarut.com – Kucing peliharaan milik Hadi Surya mati setelah ditembak senapan mimis milik tetangganya. Kejadian kucing ditembak itu merupakan yang kedua kalinya.

Hadi Surya menyebut kucingnya itu mati setelah ditembak oleh tetangganya. Alasan kucing ditembak karena telah memakan rumput di rumah tetangganya itu.

Penembakan ke kucing milik Hadi dilakukan pada 24 Juni 2021 di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Terjadi lagi penembakan yang dilakukan dari dalam rumah tetangga kami terhadap kucing peliharaan kami yang kedua kalinya di halaman rumah yang sama disaksikan oleh istri saya,” kata Hadi.

Hadi mengatakan ada dua kali tembakan yang mengenai rahang kucingnya. Tembakan itu menembus ke mulut bagian dalam.

Kucing kesayangan Hadi pun mati. Hadi menyebut kucing peliharaannya itu tak pernah melakukan hal buruk.

“Kucing kami tidak melakukan hal buruk dan hanya memakan rumput untuk memperbaiki pencernaannya. Apalagi kucing kami masih menyusui lima ekor bayinya,” tambahnya.

Hadi pun telah melaporkan penembakan kucing itu kepada polisi. Pasalnya, kejadian itu bukan yang pertama kali terjadi.

Seminggu sebelumnya, tetangganya juga pernah menembak seekor kucing Hadi yang baru berusia empat bulan. Padahal kucing itu hanya memakan rumput di halaman tetangganya.

Baca Juga :   Jembatan Penghubung Antardesa di Kecamatan Singajaya Putus, Akibat Hujan Deras

Peluru berkaliber 4,5 milimeter menembus rahang kucing. Beruntung kucing tak sampai mati.

Hadi menyebut jika kucing peliharaannya tak pernah mencuri makanan. Apalagi kucing miliknya tak suka memakan daging mentah.

“Untuk kejadian kedua ini kami sudah melaporkan ke polisi setempat. Dan atas perbuatan kejam pelaku ini kami berharap Kepolisian RI mampu melaksakan fungsi dan tugasnya dengan baik atas pelanggaran Pasal 406 ayat 2 dan 302 KUHP tentang Perlindungan Hewan,” kata Hadi seperti dilansir dari laman Change.org.

Hadi telah membuat petisi di laman Change.org sejak sepekan lalu. Sudah ada 1.500 orang yang menandatangani petisi yang dibuat oleh Hadi.

“Hewan terutama kucing juga mahluk tuhan yg punya hak hidup di dunia. Jika tidak ada efek jera, si pelaku akan terus berbuat hal yang sama,” ujarnya.

Hadi pun khawatir, senjata milik tetangganya itu juga bisa digunakan melukai manusia. Menurutnya, senapan itu tak memiliki izin.

“Saya mohon dengan sangat kepada sahabat pecinta kucing/hewan dukung dan tanda tangani petisi ini hingga sampai kepada pihak kepolisian dan lembaga perlindungan hewan,” tutupnya.

***

Artikel ini telah tayang di :
https://jurnalgarut.pikiran-rakyat.com/berita-garut/pr-332146685/warga-garut-laporkan-penembak-kucing-ke-polisi-dua-kali-tembak-kucing

Bagikan :

Next Post

Untuk Ganti Pohon Keras di Sekitar SUTT, Warga Diberi Bibit Pohon Kopi Oleh PLN Garut

Jum Jul 2 , 2021
kabargarut.com – Sejumlah warga Garut yang memiliki pohon keras di sekitar saluran udara tegangan tinggi (SUTT), diberi bibit pohon kopi oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Garut. Warga diharap bisa mensubstitusi pohon keras tersebut dengan pohon kopi sehingga tidak mengganggu kehandalan listrik. Manager PLN […]
error: Content is protected !!