Kasus Penipuan, Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu Jalani Sidang Perdana

Kabar Garut – Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu Sutarman yang mengubah lambang Pancasila dan menggunakan gelar akademis palsu mulai menjalani sidang perdana secara daring dengan dakwaan penipuan di PN Garut, Selasa (9/2/2021).

“Didakwa dengan dua pasal berbeda,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Garut Ariyanto usai sidang secara daring.

Ia menyebutkan, dakwaan bagi Sutarman yakni melanggar Pasal 93 Jo Pasal 28 Ayat 7 UU RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Pasal 378 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang Penipuan.

Terdakwa dijerat pasal itu karena saat memimpin paguyuban memakai gelar akademis palsu untuk tujuan melancarkan aksi memimpin organisasinya itu.

Sutarman mengakui memiliki banyak gelar akademis itu bukan dari proses mengikuti pendidikan di perguruan tinggi melainkan petunjuk dari mimpi. “Untuk itu dijerat pasal penipuan,” ujar Ariyanto.

Sidang yang berlangsung singkat itu akan dilanjutkan sepekan ke depan pada Selasa (16/2/2021) dengan agenda sidang pemeriksaan saksi.

Baca Juga:   Kejari Kembali Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi di DPRD Garut

Paguyuban Tunggal Rahayu melakukan tindakan dugaan pelecehan terhadap lambang negara dengan mengubah arah kepala burung garuda dari ke kanan menjadi menghadap ke depan berikut ada mahkotanya.

Baca Juga :   Masih Dalam Rangka Hari Jadi Garut ke-208, Bank BJB Garut Salurkan Bantuan Untuk Korban Longsor di Cilawu

Selain itu, Ketua Paguyuban Tunggal Rahayu mengklaim mendapatkan gelar akademis seperti profesor, doktor dan gelar sarjana lainnya.

Bahkan, paguyuban itu membuat mata uang yang bisa digunakan untuk kegiatan transaksi di kalangan kelompoknya di wilayah selatan Garut.

Kasus itu berhasil terungkap dari laporan masyarakat, kemudian dilakukan penyelidikan oleh Kepolisian Resor Garut pada September 2020.

Artikel ini dimuat juga pada www.gosipgarut.id dengan judul “Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu Jalani Sidang Perdana Kasus Penipuan”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Gantikan PSBB Proporsional PPKM Skala Mikro Resmi Diberlakukan di Garut

Rab Feb 10 , 2021
Kabar Garut – Dalam rangka menekan penyebaran covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut ikuti arahan pemerintah pusat dengan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. PPKM skala mikro di Garut akan diberlakukan hingga 22 Februari 2021 mendatang. PPKM Skala mikro ini gantikan PSBB proporsional yang sebelumnya diterapkan di Garut. “Kita […]
error: Content is protected !!