Kabupaten Garut Dinyatakan Zona Merah, Masyarakat Diminta Lebih Taat Prokes

kabargarut.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut masih menemukan warga yang tak taat protokol kesehatan. Padahal saat ini Garut sudah memasuki zona merah usai adanya penambahan kasus positif virus corona.

Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Garut, M Topan Sandi, menyebut, saat ini Garut tengah berada dalam masa darurat Covid-19.

Dalam dua hari terakhir saja, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 500 orang lebih. Pihaknya pun rutin melakukan patroli protokol kesehatan.

“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Garut bahwa saat ini kita sedang darurat Covid-19. Apalagi Kabupaten Garut sedang masuk zona merah dengan penambahan 2 hari terakhir sudah mencapai 500 orang lebih yang terpapar Covid-19,” ucap Topan, Sabtu, 19 Juni 2021.

Dari hasil patroli yang dilakukan, masih ada masyarakat yang tak taat pada protokol kesehatan. Terutama dalam memakai masker dan menjaga jarak.

“Hampir 90 persen sampai 95 persen warga masyarakat sudah patuh protokol kesehatan. Tetapi masih ada satu dua yang tidak patuh. Memakai masker kebanyakan ada yang lupa ataupun ketinggalan maskernya,” ujarnya.

Baca Juga :   Pemkab Garut Mengganti Apel Gabungan PNS Pemda Garut Menjadi Tausiah Ramadan

Pihaknya juga sudah melaksanakan penegakkan protokol kesehatan. Mulai dari operasi yustisi, razia masker, dan patroli penegakkan protokol kesehatan saat jam operasional pertokoan di malam hari.

“Sebenarnya kita sudah melakukan penegakkan protokol kesehatan dari mulai tanggal 2 (Juni) kemarin. Sejak surat edaran pertama dari bupati diterbitkan kita sudah melakukan langkah-langkah dari mulai operasi yustisi, razia masker kemudian patroli protokol kesehatan,” katanya.

“Kemudian juga kita di jam malamnya melakukan patroli penegakan jam operasional terkait operasionaliasi pertokoan atau pun tempat-tempat wisata dan pasar tradisional, maupun pasar modern yang ada di Kabupaten Garut,” tambah Topan.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona. Penyebaran virus corona bisa dihentikan jika masyarakat juga ikut peduli terhadap protokol kesehatan.

“Pandemi Covid-19 di Kabupaten Garut maupun seluruh dunia belum selesai. Maka dari itu sekali lagi selalu patuhi protokol kesehatan agar kita terhindar dari wabah Covid-19,” ujarnya.

***

Artikel ini telah tayang di :
https://jurnalgarut.pikiran-rakyat.com/berita-garut/pr-332079621/garut-masuk-zona-merah-warga-masih-tak-taat-prokes

Bagikan :

Next Post

Penyekatan di Jalan Kadungora-Leles, Petugas Gabungan Putar Balikan Puluhan Kendaraan

Sab Jun 19 , 2021
kabargarut.com – Petugas gabungan melakukan penyekatan kendaraan wisatawan di perbatasan Garut-Bandung. Puluhan kendaraan yang hendak wisata-belanja di Garut diputar balik. Petugas melaksanakan penyekatan di wilayah Jalan Raya Kadungora-Bandung atau tepatnya di depan Pos PAM Kadungora, Sabtu (19/6/2021). Petugas gabungan terdiri dari TNI-Polri dibantu petugas Dishub dan Satpol PP. Penyekatan dipimpin […]
error: Content is protected !!