Harga Beras di Pasar Tradisional Tembus di Harga Rp17.000; per Kilogram, Masyarakat Menjerit

oleh -408 Dilihat
oleh
banner 468x60

Garut – Senin, 26 Februari 2024. Keadaan ekonomi masyarakat khususnya di Kabupaten Garut saat ini sedang tidak baik – baik saja.

Dimasa dalam pemulihan ekonomi pasca Covid-19 kini masyarakat harus rela menerima keadaan yang sangat sulit dimana harga beras dipasar tradisional kini sudah mencapai Rp17.000; per Kilogram.

banner 336x280

Seperti yang diutarakan inisial AT warga Kecamatan Sucinaraja yang berprofesi pekerja serabutan kini harus lebih bekerja dan berfikir keras untuk menafkahi keluarganya.

AT yang ditemui dipasar Wanaraja usai membeli beras mengatakan bahwa harga beras dipasar Wanaraja sudah mencapai Rp17.000; per Kilogramnya.

“Harga beras yang dibeli Rp17.000; per kilogramnya, waktu Minggu kemarin sempet beli beras yang Rp15.000; per kilogramnya tapi anak-anak saya protes katanya kurang enak hehehe…” Dengan sedikit malu-malu AT bercerita.

AT yang memiliki 3 anak perempuan yang masih kecil-kecil dari seorang istri bercerita tentang Ayahnya yang harus terus mengkonsumsi beras merah karena penyakit diabetnya kini terheran-heran saat mengetahui harga beras meras meroket menjadi Rp25.000; Kilogram.

Keadaan AT mungkin mewakili keadaan warga masyarakat tentang situasi ekonomi saat ini yang kurang baik-baik saja, dimana harga beras kurang berpihak kepada kaum ekonomi lemah.

AT sangat berharap menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini harga beras bisa kembali turun minimal di harga sebelumnya yaitu Rp12.500; per kilogramnya. (Abo) ()

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.