Gelar Musrenbang Tahun 2022, Pemdes Mekarsari Selaawi

Kabar Garut – Pemerintah Desa (Pemdes) Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, gelar musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes) dalam rangka penyusunan program kegiatan pembangunan tahun 2022, di aula desa setempat, Selasa (12/01/2021).

Hadir dalam acara, Camat Selaawi, Ridwan Effendi S STP M Si, danposramil babinsa, babinkantibmas, anggota BPD dan LPM, para ketua RW dan RT, tokoh agama dan masyarakat, ketua karang taruna serta pengurus BUMDES. Pelaksanaan pun memberlakukan standar protokol kesehatan Covid-19 dengan pola 3M. Acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Mekarsari, Burhanudin S Pd I.

Disela kegiatan, Kepala Desa mengatakan, musrenbangdes ini tetap bisa berjalan dengan baik dan telah merencanakan beberapa hal yang perlu di laksanakan di tahun 2022. Kegiatan yang dimusyawarahkan merupakan rancangan pembangunan baru kedepan dan program yang belum tercover di tahun 2021.

“Semua itu menjadi sebuah sekala prioritas utama semua yang sudah direncanakan ditahun 2021 dan belum terlaksana. Karena memang semua itu ada anggaran yang tersedot ke sutuasi darurat pandemi Covid-19. nah untuk di tahun 2022 akan kami prioritaskan untuk di bangun dan di laksanakan di tahun 2022,” jelas Burhanudin.

Baca Juga :   Sebuah Bengkel Milik Aris Ludes Terbakar

Ia berharap dan tentu semua sama, wabah pandemi segera berakhir sehingga pemerintah desa bisa konsen melaksanakan program pembangunan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan.

Sementara, Camat Selaawi, Ridwan Effendi, menuturkan, musrenbang sebagai tahapan perencanaan pembangunan nasional, berjenjang dari mulai pemerintahan tingkat desa.

“Seperti yang sekarang ini di Desa Mekarsari, pada dasarnya seluruh stakeholder yang ada di desa di tuntut untuk bisa merumuskan sekala prioritas kebutuhan perencanaan pembangunan di tahun 2022,” tutur Camat.

Tentu saja, lanjut Camat Ridwan, ketersediaan anggaran pemerintah ada keterbatasan, terlebih di saat sekarang ini dengan adanya wabah Covid-19, tentu saja memukul prekonomian nasional bahkan juga prekonomian daerah.

“Makanya, pemerintah daerah imbuh Ridwan, desa itu harus benar-benar lebih cermat dan matang untuk kebutuhan sekala prioritas untuk tahun yang akan datang tahun 2022, bisa terlaksanakan sebaik mungkin,” pungkasnya.

Sumber : hariangarutnews.com

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Banyak Cafe Langgar Aturan Jam Buka, PSBB Hari Kedua di Garut

Kam Jan 14 , 2021
Kabar Garut – Selama dua hari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Garut, di sejumlah ruas Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, tampak masih banyak pelaku usaha rumah makan, restoran atau kafe melanggar jam operasional yang telah ditentukan. Selain membatasi jam operasional restoran dan kafe, PSBB juga membatasi pergerakan […]
error: Content is protected !!