Garut Miliki 8 Lapang Sepak Bola Baru, Target Sampai Tahun 2024

Kabar Garut – Bupati Garut, Rudy Gunawan, menghadiri acara seleksi untuk Pekan Olah Raga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) 2022 yang digelar oleh Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sepak Bola Garut di Lapang Gelora Merdeka Kerkhof, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (1/3/2021).

Dalam kesempatan ini, Bupati Garut menyampaikan bahwa sampai tahun 2024 nanti akan ada 8 lapang sepak bola baru di Kabupaten Garut.

“Insya Allah sampai 2024 kita punya 8 lapang sepak bola di antaranya satu lapang sepak bola berkapasitas 20 ribu orang,” ujar Rudy.

Ia mengatakan bahwa pihaknya ingin membangun persepakbolaan di Kabupaten Garut, salah satunya dengan membangun beberapa lapangan sepak bola, sebagai inftrastruktur penunjang kemajuan sepak bola di Kabupaten Garut.

“Kami ingin membangun persepakbolaan Kabupaten Garut melalui dinas dan berkolaborasi dengan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), Cabor (Cabang Olahraga), dan juga stakeholder sepak bola, kami akan membangun 3 lapang sepak bola sekarang, satu stadion Adiwijaya yang akan menjadi stadion utama kita di SOR (Sarana Olah Raga) Ciateul, dua kita akan membuat lapangan sepak bola di daerah Rancabango, yang ketiga adalah tetap kita mengembangkan kembali stadion sepak bola di Jayaraga,” ucapnya.

Bupati Garut juga menuturkan bahwa pihaknya juga akan membangun lapangan sepak bola di 5 kecamatan yang bekerja sama dengan pihak desa.

“Insya Allah kami, akan membangun 5 stadion sepak bola di 5 kecataman, bekerja sama dengan desa menggunakan tanah desa oleh kita disupport,” tutur Rudy.

Meskipun demikian, Rudy mengungkapkan, ke 5 tempat yang akan dibangun lapang sepak bola saat ini masih dalam tahap pengkajian oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Garut.

Baca Juga :   Serapan Jagung di Garut Anjlok, Imbas Pandemi Covid-19

“Untuk pembangunan di 5 kecamatan, kami akan melakukan kajian. Sudah banyak mengusulkan kepada kami lebih dari pada 30 desa, mereka menyiapkan tanahnya Pemda hanya membuldozer (meratakan), menyiapkan bantuan keuangannya untuk pembelian rumput dan drainase,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Diklat Sepak Bola Garut, yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut dari fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS), Dede Salahudin, mengatakan bahwa tahapan seleksi yang dimulai sejak Sabtu (27/2/21) ini, diikuti oleh pemain kelahiran tahun 2005 sampai 2008.

“Sedikit kami laporkan bahwa seleksi Popwilda 2022 ini, itu sudah dimulai dari 3 hari yang lalu dari hari Sabtu, Minggu, dan terakhir pada rentetan acara hari Senin hari ini, dimana usia yang ikut seleksi itu dari mulai tahun 2005, 2006, 2007, dan 2008,” ujar Dede.

Ia berharap para peserta yang berhasil lolos seleksi siap untuk memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah 2 hari kemarin diadakan seleksi sudah mencapai 150 yang terbentuk sekarang, dan insya Allah pada hari ini dengan game akan terbentuk nanti tim sebanyak 30 orang, semoga 30 orang ini siap untuk memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Garut di event-event baik event Jawa Barat maupun Nasional.” pungkasnya.

Artikel ini dimuat juga pada www.porosgarut.com dengan judul “Target Sampai Tahun 2024, Garut Miliki 8 Lapang Sepak Bola Baru”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bangun Skill Jurnalistik Mahasiswa Garut

Sel Mar 2 , 2021
Kabar Garut – Jurnalistik menjadi salah satu unsur yang tidak bisa diabaikan dalam demokrasi. Untuk meningkatkan partisipasi demokrasi, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Garut menyelenggarakan acara Workshop Jurnalistik Acara dibatasi karena masa pandemi, dikuti 30 peserta dari perwakilan mahasiswa perguruan tinggi di kabupaten Garut, di Aula Sekda Pemkab Garut, […]
error: Content is protected !!