Ditangkap Polisi, Pembunuh Gadis yang Jasadnya Tertancap Bambu

Kabar Garut – Seorang pelaku yang diduga sebagai pembunuh gadis berinisial WT yang jasadnya ditemukan tewas mengenaskan tertancap bambu, ditangkap polisi.

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono saat dikonfirmasi wartawan membenarkan ihwal informasi tertangkapnya pelaku tersebut.

“Betul, sosok yang diamankan adalah seorang lelaki berinisial D. Saat ini pelaku diamankan ke Mako Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan,” kata dia, Minggu (7/2/2021) sore.

Menurut Adi, pihaknya belum dapat membeberkan seperti apa peran, motif dan kronologi kejadian dalam tewasnya gadis berinisial WT itu. Karena pelaku saat ini baru akan menjalani pemeriksaan di Mako Polres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan.

Sebelumnya diberitakan, warga Garut digegerkan dengan penemuan jenazah seorang gadis di semak-semak bantaran Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Sucinaraja.

Baca Juga :   Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut Memprediksi Harga Cabai Turun Saat Ramadhan

Mayat itu ditemukan Jumat (5/2/2021) pagi oleh seorang warga yang melintas di sekitar TKP. Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan lubang dubur tertancap bambu yang disebut polisi berukuran sekira 60 centimeter.

Identitas mayat tersebut kemudian terungkap dari hasil penyelidikan, mayat itu diketahui berinisial WT (20) yang beralamat di Wanaraja, Garut. Hal itu diketahui setelah KTP dengan identitas itu ditemukan di sekitar lokasi.

Artikel ini dimuat juga pada www.gosipgarut.id dengan judul “Pembunuh Gadis yang Jasadnya Tertancap Bambu Ditangkap Polisi”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Tanggapan Tsani Fadila Yustika, Dampak Covid-19 Terhadap Berbelanja Online

Sel Feb 9 , 2021
Kabar Garut –  adanya pandemi Covid-19 di Indonesia, masyarakat mulai menerapkan kebiasaan baru atau bisa disebut New Normal untuk memastikan kesehatan terjaga. Dengan adanya pandemi ini juga, banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya teknologi. Karena, dengan teknologi ini masyarakat dapat mengefektifkan waktu kehidupan sehari-hari. Menurut Ellul dalam (Miarso, 2007), bahwa […]
error: Content is protected !!