Dengan Aktifkan Jammer, Kodim Garut akan Bubarkan Kerumunan

Kabar Garut – Kodim 0611/Garut akan gunakan cara senyap untuk membubarkan kerumunan. Caranya bukan dengan menyerukan imbauan lewat pengeras suara. Dandim 0611/Garut, Letkol CZi Deni Iskandar menyatakan jajarannya akan mengoperasikan jammer atau alat penghilang sinyal. Jammer akan dioperasikan di lokasi kerumunan dengan harapan, jika sinyal ponsel hilang, massa yang berkerumun akan meninggalkan lokasi.

“Jammer ini nanti akan berfungsi untuk menghilangkan sinyal. Akhirnya mereka akan bubar dengan sendirinya. Nanti juga kami akan kerja sama dengan Telkom,” kata Deni kepada wartawan di lapangan Sekretariat Daerah Pemkab Garut, dikutip dari Antara pada Selasa (2/2/2021).

Deni menyampaikan, pihaknya bersama Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Garut terus berupaya menegakkan aturan penerapan protokol kesehatan, terutama saat diterapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat ini. Khusus di TNI, kata dia, sesuai instruksi dari pimpinan akan diberlakukan cara pembubaran kerumunan orang dengan cara mengoperasikan jammer sehingga mereka tidak nyaman karena tidak ada sinyal internet.

Baca Juga :   Kapolres Bersama Dandim 0611 Garut Pimpin Pemantauan PPKM di Tempat Hiburan Malam dan Cafe

“Untuk penggunaan jammer ini dilihat dulu kondisinya, jika ada kerumunan seperti di kafe, restoran, maka kita operasikan itu,” kata Deni.

Ia mengungkapkan alat jammer itu biasa digunakan saat ada kunjungan presiden untuk menjaga keamanan atau antisipasi gangguan lainnya selama kedatangan presiden.

Cara menghilangkan sinyal itu, kata dia, akan diterapkan ketika sulit membubarkan kerumunan masyarakat di suatu tempat. Setelah difungsikan, diharapkan kerumunan otomatis akan bubar dengan sendirinya untuk mencari sinyal.

“Jadi kita silent untuk mengoperasikan jammer-nya, tiba-tiba saja,” katanya.

Ia berharap upaya itu bisa berjalan efektif sehingga kasus penyebaran wabah COVID-19 bisa ditekan untuk kepentingan bersama. “Mudah-mudahan efektif, tanpa dimarahin orang sudah bubar,” katanya.

Sumber : news.detik.com

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Kecurian Motor, Cerita Pilu Gadis Garut Hasil Dari Nyicil Jualan Kue

Rab Feb 3 , 2021
Kabar Garut – Pencuri sepeda motor marak di Kabupaten Garut. Meski polisi mengklaim trennya menurun, ada sejumlah orang yang mengaku kehilangan motor kesayangannya akhir-akhir ini. Seperti halnya dialami Rahma, mahasiswi berusia 18 tahun asal Garut. Rahma kehilangan motor jenis automatik kesayangannya yang digondol maling di halaman rumahnya. Berbincang dengan detikcom, […]
error: Content is protected !!