Butuh Uluran Tangan, Dua Kakak Adik di Bungbulang Alami Sakit Kejang

Kabar Garut – Dua kakak beradik, Vina (22) dan Via (11) putra dari pasangan Oleh dan Enur warga Kampung Gunung Batu RT 02 RW 05, Desa Mekarjaya, Kecamatan bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah dua tahun hanya berbaring di kasur.

Bayu, salah satu Relawan Garut Selatan Peduli mengatakan, keduanya mengalami sakit kejang kejang, bahkan tubuhnya pun kurus sekali.

“Saya kemaren Rabu (17/2) kerumahnya, untuk memberi bantuan berupa uang dari Garut Selatan Peduli. Saya melihat dipelipis wajah bagian kiri Via ada luka, dan hanya diobati dengan bubuk kopi,” terang Bayu melalui sambungan telepon, Kamis (18/2/2021).

Bayu Relawan Garut Peduli Selatan memberi bantuan uang untuk keluarga Enur. (PG/Tia)

Menurut Bayu, cerita dari orang tuanya, kedua anaknya sudah dua tahun sakit, pernah dibawa ke RSUD Garut menggunakan fasilitas BPJS, menurut pihak rumah sakit, keduanya hanya kejang-kejang dan untuk mengetahui penyakit jelasnya harus di rujuk ke RSU Hasan Sadikin Bandung.

Baca Juga :   Bupati Garut Dalam Apel Gabungan di Lapangan Setda Umumkan Nilai Tiga Besar Calon Sekda

“Ya, meski menggunakan fasilitas BPJS, tapi untuk biaya ke sana dan lain-lain tidak ada biaya, sebab Pa Oleh suami dari bu Enur hanya buruh Tani,” ungkapnya.

Bayu berharap, pihak pemerintah mau membantu biaya pengobatan Vina dan Via, sebab untuk mengetahui lebih detail apa penyakitnya harus di rujuk ke RSHS Bandung.

“Kakak adik tersebut agar dibantu untuk ct scan supaya diagnosa yang akurat muncul,” pungkasnya.

Artikel ini dimuat juga pada www.porosgarut.com dengan judul “Dua Kakak Adik di Bungbulang Alami Sakit Kejang, Butuh Uluran Tangan”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Warga Terdampak Longsor Cilawu Siap jika Harus Direlokasi oleh Pemkab, Rumah Dekat Lokasi Longsor

Kam Feb 18 , 2021
Kabar Garut – Warga terdampak longsor di Kecamatan Cilawu menerima jika harus direlokasi ke tempat yang aman. Hal tersebut dikatakan oleh salah satu pengungsi, Yani Suryani (34) ia menyebutkan setuju jika harus dipindahkan dari zona merah. “Setuju sekali, karena memang rumah saya cukup dekat dengan ujung longsor dan saya tidak […]
error: Content is protected !!