Berbela Sungkawa Atas Meninggalnya Tenaga Kesehatan, Koordinator Gerakan Sosial Saya Siap Divaksin

Kabar Garut – Mendengar kabar ada salahsatu tenaga kesehatan di Garut yakni Bidan Tini Supartini yang meninggal dunia akibat covid-19, Koordinator Gerakan Sosial Saya Siap Divaksin, Deni Ramdani, menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya.

“Kami berharap semua pihak dapat bekerja bersama mengatasi bencana kesehatan ini yang telah banyak menimbulkan korban jiwa, baik masyarakat maupun tenaga medis, ” ujar Deni, Sabtu (09/01).

Oleh sebab itu, imbuhnya, pencegahan harus terus menerus dilakukan secara tersruktur, sistematis dan massif. Dengan mengutamakan edukasi tentang bahaya virus ini dan upaya pencegahannya.

“Selain protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) kita berharap vaksinasi segera dilakukan dan secara bersama mensukseskan gerakan vaksinasi covid-19 secara nasional, ” tegasnya.

Baca Juga :   Bupati Garut Kaget dan Geram Karena Ada Siswa Berprestasi Namun Tidak Tersentuh Bantuan

Utamanya, edukasi tentang pentingnya vaksinasi ini kepada masyarakat luas dipelosok pedesaan dan diwilayah padat penduduk dengan mobilitas tinggi yang rentan terkonfirmasi virus ini.

“Kami dari Gerakan Sosial #SayaSiapDivaksin akan terus menerus secara sukarela dan bergotong royong membantu tim gugus tugas, khususnya tenaga kesehatan dalam melakukan upaya pencegahan melalui disiplin pelaksanaan protokol kesehatan dan vaksinasi, ” pungkasnya.

Sumber : hariangarutnews.com

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Wakil Bupati Sampaikan Bela Sungkawa

Sen Jan 11 , 2021
Kabar Garut – Kabar duka melanda keluarga seorang bidan di Puskesmas Sukahurip, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut. Ia meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19 setelah melewati perawatan di rumah sakit selama 3 hari. Atas nama Pemerintah Kabupaten Garut, Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman, menyampaikan rasa belasungkawa atas berpulangnya Tini Supartini sebagai […]
error: Content is protected !!