Anggarannya 8 Miliar, Penyintas Bencana Longsor di Cilawu Akan Segera Direlokasi

Kabar Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, akan segera merelokasi para pemilik rumah yang kediamannya terancam dan tidak bisa ditinggali akibat longsor dan pergerakan tanah di kawasan Kampung Cipageur, Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Rudy Gunawan, usai meninjau secara langsung lokasi bencana yang terjadi di kawasan tersebut, Rabu (17/2/2021).

“Kami akan membeli lahan, agar proses relokasi bisa segera dilakukan,” katanya.

Menurut Rudy, bencana longsor tersebut setiap jam terjadi pergerakan dan arenya semakin meluas.

“Tiap jam terjadi pergerakan longsor, jadi warga di sekitar lokasi harus segera direlokasi,” katanya.

Rudy menyebut, warga masyarakat yang terkena dampak dari longsor setuju untuk direlokasi, dengan syarat lokasinya tetap di wilayah Kampung Cipager.

“Lahan untuk relokasi seluas satu hektar, saat ini sedang bernegosiasi dengan pemilik tanah. Bisa menampung sekitar 50 rumah, anggaranya kurang lebih Rp 8 miliar. Itu untuk merelokasi korban ke tempat yang lebih aman,” ungkap Rudy.

Baca Juga :   Operasi Berantas Premanisme, Polres Garut Amankan Ribuan Butir Obat Terlarang Dari Dua Pengedar

Untuk tempat relokasi ini, lanjut Rudy, sudah melalui prosedur yang ada sehingga lokasi yang akan dijadikan tempat relokasi ini sudah dipastikan aman untuk dihuni oleh warga.

“Tentu kami ketika membeli kan ada prosedur bahwa itu sudah aman, (ahli) geologi besok mungkin datang,” ucapnya.

Rudy menyebutkan di lokasi bencana ini ada sekitar 40 rumah yang sudah masuk zona merah.

Dalam kunjungan tersebut Bupati Garut juga menyalurkan bantuan dari Bank BJB (Bank Jabar Banten) untuk para penyintas bencana longsor ini.

Artikel ini dimuat juga pada www.porosgarut.com dngan judul “Penyintas Bencana Longsor di Cilawu Akan Segera Direlokasi, Anggarannya 8 Miliar”

Editor : Kabar Garut
Bagikan :

Next Post

Butuh Uluran Tangan, Dua Kakak Adik di Bungbulang Alami Sakit Kejang

Kam Feb 18 , 2021
Kabar Garut – Dua kakak beradik, Vina (22) dan Via (11) putra dari pasangan Oleh dan Enur warga Kampung Gunung Batu RT 02 RW 05, Desa Mekarjaya, Kecamatan bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah dua tahun hanya berbaring di kasur. Bayu, salah satu Relawan Garut Selatan Peduli mengatakan, keduanya mengalami […]
error: Content is protected !!