Ada Dua Faktor yang Menjadi Kendala Pencarian Warga Bandung yang Tenggelam di Pantai Cikaso Garut

Kabar Garut – Medan yang berat dan cuaca‎ yang berubah sewaktu-waktu menjadi kendala Tim SAR Gabungan melakukan pencarian warga Kota Bandung yang tenggelam di Pantai Cikaso, Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Meski demikian, pencarian pada hari kelima tersebut terus dilakukan pada Selasa 16 Februari 2021.

Tim SAR memulai pencarian dari pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi empat SRU (unit). Mereka menghadapi kendala lapangan karena medan di lokasi yang cukup berat untuk di sisir. Soalnya, terdapat perbukitan dan beberapa muara serta arus dan angin yang dapat berubah sewaktu waktu

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Supriono menyebutkan, SRU 1 melakukan penyisiran air menggunakan 1 unit LCR Basarnas dari Pelabuhan Rancabuaya sampai Pelabuhan Santolo sejauh kurang lebih 27 KM.

SRU 2 melakukan penyisiran air dari Pelabuhan Rancabuaya sampai ke Pantai Cimari sejauh kurang lebih 19 kilometer menggunakan LCR Lanal & perahu jukung nelayan.

“SRU 3 Penyisiran darat sejauh 2 Km dari LKP (Last Known Position) ke arah Barat dan SRU 4 melakukan penyisiran darat sejauh 3,5 Km dari LKP ke arah Timur,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa siang.‎

Baca Juga :   Pria Ini Rela Lepas Rumah Harga Rp500 Juta, Demi Miliki Tanaman Hias Idaman

Sementara personil SAR yang terlibat dalam pencarian berjumlah total 100 orang yang terdiri dari unsur Basarnas Bandung, Koramil Bungbulang, Pos AL, Pol Air Santolo, Polsek Kec. Bungbulang, Pol PP, Puskesmas Bungbulang, FKP3D, Rabana Garut, Kelana, Bala Wisata, nelayan, Trabas dan Sada Gori.

Adapun prakiraan data cuaca hari ini adalah kecepatan angin 2,76 knots dengan tinggi gelombang 1-2 Meter. Alut yang digunakan, yaitu 2 unit rescue car, 1 unit LCR Basarnas, 1 unit LCR Lanal Bandung, 1 Unit Kapal Nelayan , 1 set peralatan Alkom, 1 set peralatan medis dan APD pribadi.

Seperti‎ diketahui, Fakhry Rahmadiza Syafni (22), warga Komplek Kampung Padi, RT 07 RW 03, Desa Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung ‎terseret arus pantai tersebut bersama empat temannya pada Jumat 12 Februari 2021. ‎

Empat temannya berhasil menyelamatkan diri dibantu seorang nelayan, sedangkan Fakhry tetap terseret arus hingga dilaporkan hilang.

Artikel ini dimuat juga pada www.pikiran-rakyat.com dengan judul “Dua Faktor Jadi Kendala Pencarian Warga Bandung yang Tenggelam di Pantai Cikaso Garut”

Editor : Kabar Garut

Bagikan :

Next Post

Tim SAR Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Garut, Posisi Jasad Sempat Bergeser

Rab Feb 17 , 2021
Kabar Garut – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Fakhry Rahmadiza Syafni, warga Kota Bandung yang tenggelam di Pantai Cikaso, Kabupaten Garut dalam kondisi meninggal. Jasad korban ditemukan ‎pada, Selasa 16 Februari 2021, pukul 13.10 WIB. Lokasi penemuan berada sejauh kurang lebih 26 kilometer dari titik terakhir korban terlihat.‎ Selanjutnya, korban […]
error: Content is protected !!