35 Rumah di Banjarwangi Garut Terdampak Banjir Bandang, Dikarenakan Sungai Meluap

Kabar Garut – Sebanyak 35 rumah yang dihuni oleh 41 kepala keluarga di Kampung Dangiang, Desa Dangiang, Kecamatan Banjarwangi, Garut, Jawa Barat, terendam banjir bandang, Senin (8/2/2021). Banjir bandang tersebut dari luapan Sungai Cidangiang yang melintas di kampung tersebut. Kapolsek Banjarwangi Iptu Asep Saepudin membenarkan informasi banjir bandang yang menimpa warga Kampung Dangiang, Desa Dangiang.

Hujan Seharian, 8 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Bencana Menurut Asep, banjir bandang terjadi pukul 16.30 WIB. “Kita dapat laporan dari kepala desa Dangiang ada banjir bandang, kita langsung cek TKP bersama pemerintah kecamatan dan Koramil ke lokasi,” kata Asep saat dikonfirmasi, Senin. Asep menuturkan, dari hasil pengecekan ke lapangan bersama jajaran Forkopimca Kecamatan Banjarwangi dan Kepala Desa Dangiang, ada 35 rumah yang dihuni oleh 41 KK yang ada di RT 001/RW 001. “Rata-rata ketinggian air yang merendam rumah mencapai 1 meter,” kata Asep.

Baca Juga :   Mulan Jameela Masuk Bursa Calon Bupati Garut karena Diusulkan Gerindra

Warga di Lokasi Bencana Tanah Bergerak Sukabumi Terkejut Mendengar Dentuman Keras Asep menuturkan, saat ini warga terdampak banjir telah dievakuasi ke masjid dan GOR Desa Dangiang. Warga juga mulai bergotong-royong bersama aparat membersihkan sisa-sisa material banjir dari lingkungannya. “Kita berharap kepada dinas terkait bisa membantu menurunkan alat-alat yang diperlukan oleh masyarakat untuk membersihkan sisa banjir. Saat ini warga sudah mulai bergotong-royong dengan peralatan seadanya,” kata Asep.

Artikel ini dimuat juga pada regional.kompas.com dengan judul “Sungai Meluap, 35 Rumah di Banjarwangi Garut Terdampak Banjir Bandang”

Editor : Kabar Garut

 

Bagikan :

Next Post

Pelaku Pembunuhan Ternyata Pacarnya Sendiri, Ini Fakta Penemuan Mayat Gadis di Garut

Sel Feb 9 , 2021
Kabar Garut – Nasib naas dialami seorang gadis berinisial WN (21), warga Desa Sindangratu, Kecamatan Sucinaraja, Garut, Jawa Barat. Pasalnya, ia ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di bantaran Sungai Cimalaka yang ada di Kampung Muncang, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja. Saat pertama kali ditemukan warga pada Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 08.00 […]
error: Content is protected !!